Posted on

Apa Itu Boutonniere?

Pernahkah kamu mendengar kata Boutonnière? Boutonnière adalah bunga yang disematkan di dada sebelah kiri pengantin pria. Bunganya biasanya sama dengan buket yang dibawa pengantin wanita. Ini menjadi cara untuk mengakui mempelai wanita sebagai bagian dari hidup mempelai pria dan untuk mengekspresikan cinta sang pria pada wanitanya. Boutonniere diambil dari bahasa Perancis yang berarti lubang kancing, berukuran kecil, terdiri dari satu hingga tiga bunga yang dikenakan pada kerah pengantin pria atau pendamping pria dalam upacara pernikahan.

Siapa saja yang memakai Boutonniere?

Pada awalnya, semua tamu undangan menggunakan boutonniere. Sebenarnya tidak ada aturan pasti siapa saja yang harus mengenakannya pada hari pernikahan. Anggota keluarga seperti orang tua dan saudara kandung diberi kehormatan untuk memakai boutonniere. Bahkan beberapa pasangan menyediakan aksesori ini untuk kerabatnya yang bertugas di hari pernikahan. Ingat, boutonniere adalah pelengkap.

Tips Boutonniere

Sama halnya dengan aksesori lainnya, boutonniere juga memiliki filosofi maka dari itu mengenakan boutonniere tentu tidak boleh asal. Dalam memilih boutonniere, ada pasangan yang memilihnya sesuai dengan konsep warna pada pesta pernikahan, ada yang memilihnya karena bunga-bunganya adalah bunga-bunga favorit, bahkan ada yang memilihnya karena seadanya saja. Ada sedikit tips untuk menentukan kesuksesan pemilihan boutonniere untuk pesta pernikahan kamu.

Kalau kamu memilih tema pernikahan adat Minang, menu ini adalah hal yang wajib. Tapi bukan hanya pada pernikahan adat minang saja, dendeng balado khas dari Vessa Catering juga menjadi favorit di pernikahan nasional maupun internasional. Cabai merah yang pedas dan daging dendeng yang tebal dijamin akan membuat para tamu puas dengan hidangan yang disajikan. Pastikan menu ini ada di list kamu.

1. Boutonniere yang disematkan di jas pengantin pria dapat disesuaikan dengan pemilihan bunga yang digunakan untuk hand bouquet. Boutonniere selalu disematkan di kantung kecil dada sebelah kiri pada jas. Alasan yang diberikan sungguh sederhana, yaitu karena cinta datang dari hati yang terdalam dan jantung berada di dada sebelah kiri.

2. Pada jas pengantin sudah terdapat tempat untuk menyematkannya berupa kantung kecil. Sebagai pengaman, gunakan pin untuk menjaganya tetap tersemat dengan baik. Pin ini juga berguna apabila pada jas pengantin tidak terdapat kantung khusus untuk boutonniere.

3. Pada pengantin pria, akan lebih baik bila disiapkan beberapa boutonniere untuk upacara pernikahan dan pesta pernikahan. Hal ini untuk menghindari boutonniere yang rusak akibat pergesekan yang disebabkan adanya tamu yang memberikan ucapan dengan cara memeluk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *